Harga Karet Sumsel Hari Ini

BONCEL.XYZ - Harga Karet Sumsel Hari Ini:

Harga Karet Sumsel Hari Ini – Palembang (ANTARA) – Harga karet alam di Sumsel naik sekitar Rp 20.000/kg KKK 100% sejak Senin (22/2) atau tepatnya Rp 20.423/kg. Terus meningkat pada minggu lalu hingga mencapai Rp 20.000/kg untuk kandungan karet kering 100% (KKK).

Rudi Aprian, Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Dinas Pertanian Sumsel di Palembang, Rabu, mengatakan kenaikan tersebut tidak terlepas dari dampak kenaikan harga minyak mentah dunia.

Harga Karet Sumsel Hari Ini

Harga Karet Sumsel Hari Ini

Harga Karet di Sumsel naik sekitar Rp 20.000/kg KKK 100% sejak Senin (22/2) atau tepatnya Rp 20.423/kg. Ini merupakan harga pertama yang ditetapkan setelah terakhir kali terjadi pada 3 Desember 2020 yakni setara Rp 20.432/kg.

Harga Karet Sumsel 22 Februari 2022

Selasa (23/2), harga KKK Rp 20.914/kg, KKK 70 persen Rp 14.640/kg, KKK 60 persen Rp 12.548/kg, KKK 50 persen Rp 10.457/kg, dan KKK 40 persen Rp 10.457/kg dan 40 persen KKK Rp 10.457/kg/kg.

Pada Rabu (24/2) harga KKK Rp 20.075/kg, KKK 70% Rp 14.753/kg, KKK 60% Rp 12.645/kg, KKK 50% Rp 10.538/kg dan KKK 40% Rp 10.538/kg dan 40 persen KKK Rp 10.538/kg/kg.

Hal ini dipengaruhi oleh keputusan Arab Saudi untuk memangkas produksi secara sukarela dan signifikan pada bulan Februari dan Maret, yang juga mendorong kenaikan harga setelah Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) berjanji untuk mengurangi produksi.

Seperti diketahui minyak bumi merupakan bahan baku karet sintetis dan dengan semakin tingginya harga minyak maka konsumen akan beralih ke karet alam sehingga permintaan meningkat dan produksi terus mendongkrak harga.

Ditengah Harga Karet Anjlok, Sumsel Terbitkan Pergub Tata Niaga Dan Bentuk Uppb

Secara umum, kondisi saat ini cukup kuat untuk menjaga harga di kisaran Rp 19.000 hingga Rp 20.000/kg, namun tidak dapat diprediksi berapa lama hal ini akan bertahan karena faktor lain juga dapat mempengaruhi harga.

Harga harian di Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokor (UPPB) Penawaran mingguan berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 12.000/kg untuk KKK antara 50 hingga 60%. Petani karet di Sumsel diminta tidak lalai dalam mengganti lahan karetnya dengan sawit. Bahan baku minyak bumi. Ada kekhawatiran hal ini dapat menyebabkan gejolak ekonomi regional.

Palembang: Petani karet di Sumsel diminta tidak mengabaikan perkebunan karetnya yang menghasilkan sawit karena produktivitas lahannya menurun. Ada kekhawatiran hal ini dapat menyebabkan gejolak ekonomi regional. Rehabilitasi perkebunan dan industri karet berikut ini dipandang sebagai solusi dari permasalahan tersebut.

Harga Karet Sumsel Hari Ini

Rudi Arpian, Analis Madya Prasarana dan Peralatan Pertanian Dinas Pertanian Sumsel, Rabu (7/5/2023) mengatakan harga karet dan produktivitas lahan karet yang terus anjlok menyebabkan banyak petani yang beralih lahan. perkebunan kelapa sawit. Harga minyak sawit yang stabil menjadi pendorongnya.

Lihat Juga:  Daftar Harga Ayam Buras

Harga Karet Sumsel Hari Ini, ‘naik’ Rp132, /kg Selasa 31 Mei 2022

“Sejak tahun 2017, sekitar 400.000 hektare lahan karet di Sumsel telah dikonversi menjadi kelapa sawit,” ujarnya.

Jika produktivitas karet terus menurun, kecil kemungkinan konversi lahan akan meluas. Meski sudah melakukan konversi lahan, sebagian besar petani masih memiliki kebun karet.

Rudi juga memperingatkan sebagian petani untuk tetap bertahan karena permintaan karet global masih tetap tinggi. Tinggal bagaimana petani bisa menghasilkan karet yang berkualitas sehingga mampu bersaing dengan negara produsen karet lainnya termasuk Thailand dan Malaysia.

Keadaan ini terlihat pada beberapa pabrik karet yang mengimpor alat pengolahan karet (Boka) dari negara tetangga seperti Thailand dan Vietnam. Sebab, bahan baku di Indonesia tidak mencukupi kapasitas pabrik, kata Rudi.

Harga Karet Kkk 100 Persen Tembus Rp19.000/kg

Peran Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokor (UPPB) adalah mendidik anggotanya agar menghasilkan produk yang berkualitas. Menurut dia, jika banyak masyarakat yang menanam produk secara monokultur, pasti harga produk tersebut akan turun. Oleh karena itu, memilih karet adalah solusi terbaik.

Meski terpaksa berganti peran, Rudi merekomendasikan untuk menanam produk lain sebagai tanaman sela. Permasalahan ini misalnya tanaman hortikultura atau dikombinasikan dengan peternakan.

“Dengan kata lain, walaupun hanya menebang sedikit pohon karet, namun akan dimanfaatkan untuk produk lain,” kata Rudi. Melalui program ini, produsen karet bisa memperoleh penghasilan tambahan dari produk lain.

Harga Karet Sumsel Hari Ini

Ia juga meminta pemerintah pusat memberikan bantuan khususnya untuk rehabilitasi dan pemeliharaan perkebunan karet. Pinjaman usaha populer harus menjadi solusi penting untuk pemulihan.

Harga Karet Tak Kunjung Naik, Toke Dan Penyadap Banyak Menyerah

Pembantu II Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan Pemprov Sumsel Darma Budhi mengatakan, air menjadi solusi permasalahan tersebut. Saat ini, pemerintah terus mengundang investor untuk berinvestasi di Sumsel, terutama yang bergerak di bidang bahan baku berharga, termasuk karet.

Misalnya saja pabrik yang membuat ban atau karet untuk ban kursi roda atau untuk beberapa alat kesehatan. Menurutnya, hal tersebut lebih memungkinkan dibandingkan menggunakan karet sebagai bahan pembuatan aspal. “Karena komposisi karet yang digunakan dalam produksi karet masih rendah,” jelasnya.

Dia berharap tidak sedikit produsen karet di Sumsel yang mau menyerahkan lahannya. Jika hal ini terjadi maka situasi perekonomian di kawasan akan berubah. “Sejak masa penjajahan Belanda hingga saat ini, karet telah menjadi sumber penghidupan masyarakat Sumsel. “Jangan sampai alih fungsi lahan menimbulkan keresahan perekonomian di wilayah tersebut,” ujarnya.

Selain itu, untuk kelapa sawit, produsen karet belum bisa langsung masuk ke sektor tersebut. Untuk menyuplai pabrik kelapa sawit, petani harus bermitra terlebih dahulu dengan perusahaan dengan menggunakan sistem plasma.

Penurunan Harga Karet Yang Semakin Memberatkan Petani

Irwan (40), petani karet di Kecamatan Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir, mengaku tak mau berpindah lahan karena masih membutuhkan uang untuk kebutuhan sehari-hari. “Membuka lahan baru memerlukan modal yang tidak sedikit,” katanya.

Lihat Juga:  Analisa Ternak Ayam Kampung 100 Ekor

Selain itu, sebagian besar petani di wilayah tersebut tidak pernah menanam kelapa sawit. Banyak petani yang masih belum tahu harus mulai dari mana mengenai produk ini.

Sutikto (62), petani karet di Kecamatan Martapura, Ogan Komering Ulu Timur, juga memutuskan tetap bertahan pada karet karena lahan yang digarapnya merupakan kawasan hutan sosial yang tidak bisa digunakan untuk produksi kelapa sawit. “Tentu hasil karetnya tidak banyak, tapi untuk memenuhi kebutuhan saya juga menanam padi,” ujarnya.

Harga Karet Sumsel Hari Ini

Alex Kurniawan Edy, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumatera Selatan, berharap pemerintah pusat mengambil langkah tindak lanjut untuk mengatasi masalah ini. Karena persoalan ini juga berkaitan dengan nasib petani dan buruh yang terlibat dalam persoalan ini, ujarnya.

Bersaing Delapan Negara, Mutu Karet Sumsel Jadi Sorotan Dunia

Salah satunya dengan memberikan kemudahan bagi petani dalam menata ulang kebunnya, termasuk menyediakan benih berkualitas tinggi agar perkebunan karet tetap rentan terhadap penyakit. “Memang diperlukan keberpihakan dari semua sisi agar industri karet bisa bangkit kembali,” ujarnya. Palembang – Harga Karet di Sumsel untuk kadar karet kering (KKK) dari 100% menjadi 40% naik sejak awal Oktober.

Pak Ir. Agus Darwa M.Si, Manajer Pelayanan Provinsi Perkebunan Sumsel Ir. “Indikator harga karet hari ini naik Rp81 per kg dibandingkan harga karet Kamis (30/9) untuk KKK 100%,” kata Agus Darwa M.Si. Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Dinas Peternakan Sumsel, Rudi Arpian MSi, Jumat (10/1/2021).

Rudi menjelaskan, berdasarkan data produk Singapura yang dioperasikan Jasa Niaga Sumsel bekerja sama dengan Gabungan Kontraktor Karet Sumsel (Gapkindo), harga KKK 100% per 30 September 2021 adalah Rp 20.087 per kilogram. .

Harga Karet hari ini Jumat (10/1/2021) untuk KKK 100% adalah Rp 20.168 per kilogram, naik Rp 81 per kilogram dibandingkan harga Kamis.

Hd: Salah Satu Cara Tanggulangi Dampak Harga Karet Murah, Lakukan Gsmp

Saat ini, Khmer Keng Kang 70% dihargai 14.118 Riel per kilogram, Khmer 60% dihargai 12.101 Riel per kilogram, Khmer 50% dihargai 10.084 Riel per kilogram, dan Khmer 40% dihargai 8.067 Riel per 1 kg.

Jepang merupakan konsumen karet terbesar kelima di dunia dan keadaan darurat Covid-19 telah dicabut, sehingga harga karet di pasar berjangka Jepang terus meningkat.

Maksudnya pakai bahan pendingin yang dianjurkan dan harus seragam. Bisa pakai Specta, Liquid Smoke atau Deorub. Maka umur bahan karet manusia (Bokar) harus sama, misalnya berumur satu minggu. .” Dijual sebagai seragam berumur satu minggu. Jangan dicampur dengan minuman keras yang mengandung 2 atau lebih. 3 hari,” jelas Rudi.

Harga Karet Sumsel Hari Ini

Sebanyak 35 calon jemaah haji asal Kecamatan Pauh Padang mengikuti tes kebugaran di Puskesmas Pauh pada Sabtu (3/02/2024). Tiongkok merupakan importir karet alam terbesar bagi india setelah India. Palembang (ANTARA) – Harga Karet di Sumsel pada pekan ini anjlok 5 persen karena terpukul oleh kondisi terkini di China.

Lihat Juga:  Harga Emas 1 Suku Di Palembang

Harga Karet Di Sumatera Kembali Naik

Rudi Arpian, Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran (P2HP) Dinas Perkebunan Sumsel di Palembang, Selasa, mengatakan wabah Corona berdampak pada aktivitas perekonomian di China sehingga menyebabkan penurunan permintaan di pasar global.

Harga karet Sumsel terus turun 5,0 persen sepanjang minggu ketiga Januari 2020 masing-masing sebesar 60 persen dan 100 persen.

Harga karet 100 persen mencapai Rp 16.290 per kilogram pada 24 Januari 2020. Harga tersebut turun Rp 861 dibandingkan periode 20 Januari 2020.

Anjloknya harga karet juga terjadi pada semua jenis karet kering, berkisar antara 40 persen hingga 100 persen.

Petani Karet Di Banyuasin Masih Galau Karena Harga Getah Belum Naik

Bahkan, kata dia, permintaan industri ban diperkirakan akan tumbuh 1,5% sepanjang tahun 2020 karena dimulainya kembali perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Namun, wabah virus kembali mengganggu bisnis.

“Lebih jauh lagi, harga karet turun karena Amerika Serikat dan Iran menarik diri dari konflik.” “Tetapi harga karet semakin meningkat.”

Oleh karena itu, Rudi menilai pemerintah pusat harus melakukan upaya untuk menaikkan harga karet di dalam negeri. Penyerapan konsumsi karet nasional harus ditingkatkan.

Harga Karet Sumsel Hari Ini

“Proyek jalan yang menggunakan karet harus diperluas. BUMD dan BUMN daerah harus menggunakan bahan baku karet dalam proyeknya. Indikator harga karet pada Selasa (15/6) mengalami kenaikan,” ujarnya. Naik Rp 12 per kg. dengan indikatornya pada Senin (14/6) Palebang (ANTARA) – Harga karet ekspor Sumatera Selatan untuk kadar karet kering (KKK) dari 100 persen 40 persen mengalami kenaikan tipis pada Selasa.

Memecah ”kebuntuan” Hilirisasi Karet Sumsel Dengan Standardisasi Dan Penilaian Kesesuaian

Rudi Arpian, Kepala Bidang Pengolahan Produk dan Pemasaran Jasa Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan di Palebang, Selasa, mengatakan harga karet mulai Selasa (15 Juni) naik Rp 12 per kilogram dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Senin (14/6).

Berdasarkan data Singapore Coodity yang dikelola Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Gabungan Kontraktor Karet Indonesia (Gapkindo), harga karet 100% KKK per 14 Juni 2021 adalah Rp 19.612 per kilogram.

Harga

Harga karet mentah hari ini, harga karet dunia hari ini, harga karet hari ini, harga tbs sumsel hari ini, daftar harga karet sumsel, harga karet sumsel hari ini 2021, info harga karet hari ini, harga karet hari ini di sumsel, harga karet per kg hari ini, harga karet sumsel, harga getah karet hari ini, harga karet tocom hari ini

Updated: 3 Maret 2024 — 15:05

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *